For you Guys …. Baca dan hayati …. hehehe

Dizaman Edan sekarang ini, mungkin masih dari kita2 yang senang berteori dan berhayal!!!, hahaha lucu tapi itu mengasikkan bukan?. Dari SD sampai perguruan tinggi saya selalu digamblang dengan ilmu – ilmu yang akan mengarahkan saya pada cita-cita impian saya sendiri. Yang Notabene-nya cita-cita saya berubah-ubah tergantung sikon dan daya juang. hehehee…

Pada saat perguruan tinggi saya dihujani dengan ilmu teori yang sangat mumpuni, sampai sayapun ikut suatu seminar2, baik dari seminar motivasi diri, pengembangan bakat dan potensi, kursus2 dan segala macam tetek bengeknya. Wah.. kalo dihitung – hitung uang yang saya investasikan kesana sudah banyak tuch, bisa kali beli tanah sawah di desa. Intinya segala macam teori yang pernah saya baca seolah -olah menjadi basi dan istri saya pun bingung dengan hal itu … LHO kok ke istri sich? hehehehe biar nda serius …..

Gini posisi saya sekarang ini memang tidak pada tempatnya untuk memberikan solusi dan wejangan yang layak. Karena saya juga bukan orang sukses amat gitu loh… tapi setidaknya menjadi panduan dan pacuan bagi kita semua … bukan begitu Blur Chok?… yah point aza TEori tanpa praktek itu omong kosong dan sebaliknya tapi disini saya meyakinkan  berusahalah berjuang dan mempraktekkan semua teori yang pernah kalian baca atau orang lain beri ke kalian dan jangan menyerah pada saat sesuatu berjalan setengah dan tidak berjalan mulus. Lakukanlah sesuatu dengan tekun, pantang menyerah dan ikhlas niskaya semua akan berubah sesuai dengan tujuan yang kalian hendak capai. Yang diperlukan semuanya adalah Keberanian akan menaggung Resiko, mulus tidaknya hasil harus berani dipertanggung jawabkan.

Teori memang dasarnya tapi tanpa praktek  …. wah bullshit banget ….. so jangan ragu dan takut untuk berkarya. Lupakan teori yang pada akhirnya menghambat semua impian kalian.

Suksma

Bawa

Setiap saya mengingat kata tersebut saya selalu ingat wajah teman, sobat, dan seperti keluarga sendiri bagi saya …. (Blur -JO) Dia lah orang yang telah menggugah pola pikir saya yang  dulu malu menjadi malu maluin.

Masih segar terlintas dipikiran saya bahwa kita harus selalu bertanya pada hal yang merasa meragukan dan mempersulitkan kita daripada mengambil kesimpulan sendiri dan pada akhirnya semua keputusan kita salah / ngawur. Kalo MB bilang - DOn’t Assume  – Ask you and Me hehehe jadi geli kalo denger dia ngomong kayak gitu ” everyday”. hehehe

So…. biar nda ngawur / melenceng dari topik maka lebih baik saya bawa kalian pada cerita yang menarik:  ini cerita dari si Be-JO ” dia tuch suka banget sama tas -nya A/X yang bosnya selalu pake, dan akhirnya dia nanya ama bosnya .. Mon kamu dimana beli tas itu, bagus banget dan cocok buat outing ? eh, tau2 bosnya pergi ke officenya lalu datang membawa tas yang lainnya (persis banget ama tas boss cuman kondisinya lebih baru) lalu bossnya bilang … kamu Mau? nih aku kasih…  wah seperti kejatuhan durian beserta semangka merah Si-JO dengan senangnya mengambil tas tuh…. lalu pura-pura basa basi seperti biasanya. hehehe… tuh kan nda salah kalo kita nanya siapa tahu kayak kejadiannya sih JO…..

makanya nanya .. nanya … nanya …

Hehhee  Sobat Jangan remehkan kekuatan untuk bertanya. tapi … kalo nasib pas apes tetep aja dapatnya zerooo … Alias NOL (cucian deh loe) hehehehhee….

Suksma

Bawa

Lihat Videonya:

Hal Pertama yang harus kamu lakukan adalah selalu mensyukuri semua pemberian Hyang Parama Kawi, baik atau buruk pesannya selalulah untuk berfikir positif dan berjuang mengarungi semua cobaannya. karena tanpa sadar kalian akan belajar dari sana … hehehe,  karena Keberhasilan yang kalian dapatkan sekarang adalah jerih payah usaha yang telah kalian perbuat (hehehe masih dalam hukum karmaphala yach), … nah ni agak serius nih

Berusahalah menghilangkan keserakahan dan selalu pamrih. Kedua sifat tersebut menambah beban kehidupan, diduga kuat menghalangi keinginan Anda untuk menikmati hidup ini. Cara lain yang masuk kategori paling indah untuk menikmati kehidupan ini adalah berbagi untuk orang-orang yang kurang beruntung. Kalaupun kemampuan Anda terbatas, berikan saja rasa persaudaraan yang tulus atau kegembiraan untuk orang lain.

Saya disini tidak akan banyak komentar dan memberi contoh yang palsu (cuma ngomong tanpa bertindak)…

Hyang Parama Kawi sengaja merancang kehidupan ini untuk kebaikan manusia. Kunci untuk menikmati kehidupan ini sesungguhnya terletak pada kemampuan kita menciptakan keseimbangan terhadap elemen-elemen kehidupan, yaitu; material, sosial, spiritual, emosional, intelektual, dan lain sebagainya. Jadi di samping beberapa hal yang saya ungkapkan di atas, tentu saja masih banyak lagi cara untuk menikmati kehidupan ini. Selamat menikmati kehidupan. Nyen Gen Bisa Happy ….

Suksma

Bawa

Sekedar untuk berbagi buat Kawan, Sobat, and Sodaraku …… agak panjang emang tapi kalian harus baca ampe habis … baru kalian tahu intinya….. makasih yach….

“Every minute you spend in planning saves 10 minutes in execution; this gives you a 1,000 percent return on energy! – Setiap menit yang Anda habiskan untuk perencanaan menghemat 10 menit dalam pelaksanaan; dan energi Anda kembali 1.000 persen.”
–Brian Tracy.

Masa lalu adalah masa yang bukan milik kita lagi. Masa sekarang adalah anugrah, maka manfaatkanlah sebaik mungkin. Sedangkan masa depan belum tentu milik kita dan penuh ketidakpastian. Itulah mengapa diperlukan perencanaan hidup agar kita mudah melakukan tindakan tertentu jika dibutuhkan.

Ilustrasi berikut ini semoga dapat menggambarkan alangkah penting membuat perencanaan hidup. Ini kisah tentang seorang nenek tua yang berumur sekitar 70 tahun. Ia hidup seorang diri. Setiap pagi selalu ada seorang pengantar koran yang terus berteriak-teriak di depan rumahnya sampai wanita itu muncul dan mengambil koran langganannya.

Teriakan keras loper koran sudah lama dikeluhkan oleh para warga sekitar. Sampai suatu pagi seorang profesor yang berada di samping rumah itu memprotes si loper koran, karena ia benar-benar terganggu. Dengan tergopoh-gopoh wanita tua itu keluar rumah, mengambil koran dari tangan loper koran itu sambil tersenyum kepada sang profesor.

“Maafkan saya. Sebenarnya saya yang meminta anak itu berteriak keras-keras dan tidak pergi sampai saya muncul keluar rumah,” kata wanita itu kepada profesor tersebut.

“Sebenarnya saya buta huruf dan tidak bisa membaca satu hurufpun di koran ini. Saya hanya minta bantuan loper koran itu agar memastikan saya muncul. Sebab kalau saya tidak muncul berarti saya sakit atau sedang terjadi sesuatu, sehingga dia akan segera menghubungi anak-anak saya yang berada di luar kota,” lanjut wanita tua itu menerangkan.

Wanita tua itu menggunakan loper koran untuk mempersiapkan tindakan jika terjadi sesuatu yang tidak terduga. Saya rasa ia cukup cerdas merencanakan segala sesuatu, sehingga tindakan-tindakan penting dapat segera dilaksanakan jika diperlukan.

Kita memang tak pernah tahu apa yang akan terjadi 1 jam, 2 jam, atau bahkan 2 menit ke depan. Bisa jadi mobil yang sedang kita tumpangi tiba-tiba mogok tersenggol becak. Atau jantung kita yang tiba-tiba mogok berdenyut? Segala kemungkinan terburuk bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Untuk itu kita harus mengantisipasi agar tindakan-tindakan penting dapat segera dilakukan sehingga tidak berakibat fatal.

Bisasakan menyediakan security net atau rencana-rencana cadangan, sehingga jika ada hambatan dapat segera diambil tindakan penyelesaian. Menyimpan nomor telpon penting itu perlu seandainya tiba-tiba Anda mengalami masalah dan membutuhkan pertolongan maka Anda dapat langsung menghubungi nomor-nomor penting tersebut. Mempersiapkan peta, alat-alat perbaikan mobil dan lain sebagainya tentu sudah harus dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum rencana berlibur dilaksanakan.

Begitu banyak perencanaan untuk kehidupan sehari-hari, tentu banyak hal yang juga harus dipersiapkan menjelang masa senja nanti. Itulah mengapa sangat penting melakukan perencanaan hidup sedari sekarang, agar kita hidup nyaman dan menikmati masa tua nanti.

Tentu kita tak ingin menjadi salah satu diantara 7 juta lansia di Indonesia yang sekarang hidup terlantar. “Pengertian terlantar adalah lansia dengan usia di atas 60 tahun yang tidak punya penghasilan dan tempat tinggal, atau tinggal bersama dengan keluarga miskin,” kata Direktur Pelayanan Lanjut Usia Departemen Sosial RI, Tunggul Sianipar. Berikut ini beberapa hal yang harus kita lakukan sebagai bagian dari merencanakan kehidupan yang nyaman dan menyenangkan di masa tua nanti.

Pertama, mempersiapkan tabungan untuk hari tua secara konsisten sebelum usia produktif berakhir, yaitu sampai umur sekitar 55 tahun. Sebab di masa tua kita sudah tak mampu bekerja keras lagi. Penghasilan menurun atau bahkan hilang, sementara kebutuhan hidup semakin tua semakin besar. Tabungan dapat dijadikan dana cadangan atau dijadikan investasi misalnya dalam bentuk rumah kos, deposito, dan lain sebagainya. Sehingga semua kebutuhan hidup dapat tetap tercukupi.

Kondisi kesehatan di masa tua cenderung menurun, oleh sebab itu lakukan investasi untuk kesehatan, misalnya mengikuti asuransi kesehatan. Memiliki asuransi kesehatan sama halnya mengalihkan biaya yang harus kita keluarkan menjadi tanggungan pihak asuransi. Semakin dini kita berinvestasi untuk kesehatan, semakin kecil premi asuransi yang harus kita bayarkan sedari sekarang.

Investasi untuk masa depan yang tidak kalah berharga adalah menjaga kesehatan sedari sekarang. Sebab biaya kesehatan semakin hari semakin mahal. Bila kita selalu membiasakan hidup sehat, misalnya berolah raga teratur, istirahat dan makan teratur, dan lain sebagainya, maka kemungkinan menghadapi masalah kesehatan akan lebih kecil. Sehingga keuangan kita di masa datang tidak terbebani biaya kesehatan atau untuk berobat.

Memastikan dapat tinggal di sebuah rumah dengan nyaman selama Anda inginkan itu merupakan salah satu langkah penting merencanakan hidup. Usahakan untuk menyelesaikan cicilan rumah, sebelum masa pensiun atau memasuki usia lanjut. Tentu tak akan nyaman bila di usia tua masih harus dibebani dengan biaya cicilan rumah atau biaya kontrak rumah.

Memperluas hubungan sosial dengan melibatkan diri dalam kegiatan-kegiatan positif adalah salah satu perencanaan untuk menyongosng masa tua. Sebab bergaul dengan banyak orang akan membuka kesempatan untuk bertukar pengalaman. Hal itu membuat kita terus bersemangat, karena merasa tetap mendapatkan dukungan sosial, tetap diinginkan dan dihargai, meskipun kita sudah mengalami banyak kemunduran.

Depresi dan perasaan hampa kerap menghantui kehidupan di masa tua. Keimanan merupakan cara yang ampuh untuk melindungi diri dari ancaman perasaan negatif tersebut. Oleh sebab itu, dekatkanlah diri kepada Tuhan YME dan lakukan kebaikan sebanyak mungkin sedari sekarang.

Sangat banyak kemungkinan atas kehidupan di masa datang. Perubahan-perubahan hendaknya diantisipasi sejak dini, diantaranya mempersiapkan masa depan keuangan, kesehatan, melakukan banyak kebaikan dan meningkatkan keimanan, bekerja lebih keras, cerdas dan ikhlas dan lain sebagainya. Bagaimanapun juga mempersiapkan diri atas segala kemungkinan itu jauh lebih menguntungkan.
(dikutip dari buku Andrew Ho,… Bawa)